
OpenMontage: Open Source AI Video Generator untuk Membuat Video Otomatis dari Prompt
Membuat video berkualitas biasanya membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari mencari ide, menulis naskah, menyiapkan visual, mengatur audio, mengedit klip, hingga melakukan rendering. Setiap tahapan membutuhkan waktu dan sering kali melibatkan banyak aplikasi berbeda.
Bagaimana jika sebagian besar proses tersebut dapat dikoordinasikan oleh AI?
OpenMontage adalah proyek open source yang dirancang untuk mengubah AI coding assistant menjadi sistem produksi video berbasis workflow. Pengguna cukup menjelaskan video yang ingin dibuat menggunakan bahasa sehari-hari, kemudian AI assistant membantu menjalankan proses riset, penulisan naskah, pembuatan aset, penyuntingan, komposisi, hingga menghasilkan video akhir.
Menariknya, OpenMontage tidak hanya berfokus pada video yang dibuat dari gambar diam. Sistem ini juga mendukung workflow dokumenter yang menyusun rekaman video nyata dari sumber footage dan arsip terbuka menjadi sebuah video dengan timeline yang utuh.
Bagi content creator, developer, dan penggemar open source, OpenMontage merupakan proyek yang menarik untuk dieksplorasi.
Repository GitHub: https://github.com/calesthio/OpenMontage
Situs resmi: https://openmontage.video
Apa Itu OpenMontage?
OpenMontage merupakan sistem produksi video berbasis AI yang menggunakan AI coding assistant sebagai pengarah workflow produksi.
Berbeda dari aplikasi yang hanya menghasilkan satu klip berdasarkan prompt, OpenMontage menyediakan pipeline yang menangani beberapa tahapan produksi video.
Alur kerjanya secara umum meliputi:
- Research: mengumpulkan informasi dan referensi untuk topik video.
- Proposal: menentukan konsep, pendekatan visual, dan kebutuhan produksi.
- Script: menyusun naskah dan narasi.
- Scene plan: merancang urutan adegan.
- Assets: menyiapkan gambar, video, audio, dan materi pendukung.
- Edit: mengatur klip dan elemen visual.
- Compose: menyusun serta merender hasil akhir.
Sistem menggunakan pipeline berbasis YAML, instruksi tahap produksi berbentuk Markdown, dan tools Python untuk menjalankan berbagai pekerjaan.
AI coding assistant bertindak sebagai pengarah proses, sedangkan komponen lain menyediakan kemampuan teknis yang dibutuhkan.
OpenMontage dirancang agar keputusan kreatif tetap dapat ditinjau oleh pengguna. Tahapan tertentu, termasuk konsep, naskah, storyboard, dan aset visual, memiliki mekanisme persetujuan sebelum produksi dilanjutkan.
Video Apa Saja yang Bisa Dibuat dengan OpenMontage?
OpenMontage mendukung berbagai jenis workflow produksi video, sesuai pipeline dan tools yang tersedia.
1. Video edukasi berbasis AI
Kamu dapat membuat video yang menjelaskan topik teknologi, sains, sejarah, atau konsep pemrograman.
Misalnya, video berdurasi 60 detik tentang cara kerja neural network. AI assistant dapat membantu melakukan riset, menyusun naskah, menyiapkan visual, menambahkan narasi, dan menyusun hasil akhirnya.
2. Video dokumenter menggunakan footage nyata
OpenMontage juga menyediakan pipeline Documentary Montage yang menggabungkan footage bergerak dari sumber seperti Archive.org, NASA, Wikimedia Commons, dan sumber stok yang dikonfigurasi.
Pendekatan ini berbeda dari sekadar menganimasikan gambar diam. Video akhir dapat disusun dari klip nyata yang dipilih berdasarkan relevansi, kemudian diedit menjadi sebuah rangkaian visual.
Contohnya adalah dokumenter tentang sejarah internet, kehidupan kota pada dini hari, atau perjalanan perkembangan teknologi.
3. Video promosi produk
Workflow produksi dapat digunakan untuk membuat video promosi yang menggabungkan visual produk, narasi, musik, dan komposisi grafis.
Untuk kebutuhan tertentu, gambar produk yang sudah disetujui dapat digunakan sebagai acuan visual ketika sistem mendukung workflow image-to-video yang sesuai.
4. Video pendek untuk media sosial
OpenMontage menyediakan pipeline untuk animasi, video penjelasan singkat, pemrosesan ulang podcast, dan pembuatan klip dari sumber video yang lebih panjang.
Hasilnya dapat disiapkan menggunakan profil output seperti YouTube Shorts, Instagram Reels, dan TikTok dengan rasio vertikal 9:16.
Kemampuan yang tersedia tetap bergantung pada pipeline, provider, dan konfigurasi proyek.
Persiapan Sebelum Menginstal OpenMontage
Sebelum menjalankan proyek, pastikan perangkat telah memenuhi kebutuhan dasar berikut.
| Komponen | Kebutuhan |
|---|---|
| Python | Versi 3.10 atau lebih baru |
| FFmpeg | Dibutuhkan untuk pemrosesan dan rendering media |
| Node.js | Versi 18 atau lebih baru |
| Git | Untuk mengunduh repository |
| AI coding assistant | Claude Code, Cursor, Copilot, Windsurf, atau Codex yang kompatibel |
| Koneksi internet | Dibutuhkan untuk mengunduh dependensi dan mengakses layanan eksternal |
Beberapa workflow juga memerlukan dependensi tambahan. Misalnya, konfigurasi HyperFrames yang disebutkan dalam dokumentasi memerlukan Node.js 22 atau lebih baru.
Jika ingin menjalankan model generasi video secara lokal, kamu juga membutuhkan perangkat keras yang sesuai, termasuk GPU untuk model yang didukung.
Cara Instal OpenMontage di macOS atau Linux
Langkah 1: Periksa Python, Node.js, FFmpeg, dan Git
Buka Terminal dan jalankan:
python3 --version
node --version
npm --version
ffmpeg -version
git --version
Pastikan Python memenuhi persyaratan proyek, Node.js minimal versi 18, dan FFmpeg dapat dijalankan.
Jika salah satu komponen belum tersedia, instal terlebih dahulu sesuai sistem operasi yang digunakan.
Untuk referensi instalasi:
- Python: https://www.python.org/downloads/
- Node.js: https://nodejs.org/
- FFmpeg: https://ffmpeg.org/download.html
- Git: https://git-scm.com/downloads
Langkah 2: Unduh repository OpenMontage
Jalankan perintah berikut:
git clone https://github.com/calesthio/OpenMontage.git
cd OpenMontage
Perintah pertama mengunduh kode sumber ke komputer, sedangkan perintah kedua masuk ke direktori proyek.
Setelah itu, kamu dapat memeriksa struktur folder dan dokumentasi yang tersedia.
Langkah 3: Jalankan setup
Jika perintah make tersedia, jalankan:
make setup
Menurut dokumentasi proyek, perintah ini merupakan jalur instalasi utama untuk menyiapkan dependensi dan lingkungan produksi video.
Prosesnya mencakup komponen yang diperlukan oleh workflow dasar, termasuk persiapan lingkungan Python, dependensi proyek, komponen komposisi video, dan Piper TTS untuk narasi lokal.
Waktu instalasi bergantung pada koneksi internet, sistem operasi, dan dependensi yang perlu diunduh.
Jika terjadi error, baca pesan terminal terlebih dahulu dan periksa panduan repository sebelum mengulangi instalasi.
Langkah 4: Alternatif instalasi tanpa make
Jika sistem tidak menyediakan make, dokumentasi proyek menyediakan perintah alternatif untuk macOS atau Linux:
python3 -m venv .venv
source .venv/bin/activate
python -m pip install -r requirements.txt
cd remotion-composer
npm install
cd ..
python -m pip install piper-tts
cp .env.example .env
Perintah tersebut membuat virtual environment, memasang dependensi Python, memasang dependensi Node.js untuk Remotion, menyiapkan Piper TTS, dan menyalin konfigurasi contoh menjadi .env.
Gunakan salah satu metode instalasi sesuai kebutuhan. Tidak perlu menjalankan kedua jalur secara berurutan jika setup utama telah berhasil.
Langkah 5: Buka proyek menggunakan AI coding assistant
Setelah dependensi terpasang, buka folder OpenMontage menggunakan AI coding assistant yang kompatibel.
Contohnya, kamu dapat menggunakan Claude Code, Cursor, GitHub Copilot, Windsurf, atau Codex sesuai konfigurasi yang didukung repository.
Untuk memastikan assistant memahami proyek, arahkan agar membaca AGENT_GUIDE.md dan PROJECT_CONTEXT.md sebelum menjalankan workflow produksi.
Setelah itu, kamu dapat memberikan instruksi pembuatan video menggunakan bahasa biasa.
Cara Instal OpenMontage di Windows
Untuk Windows, dokumentasi repository menyediakan alternatif instalasi menggunakan PowerShell.
Pastikan Python, Node.js, Git, dan FFmpeg telah tersedia terlebih dahulu.
Buka PowerShell, unduh repository, kemudian masuk ke foldernya:
git clone https://github.com/calesthio/OpenMontage.git
cd OpenMontage
Buat virtual environment dan pasang dependensi:
py -3 -m venv .venv
.\.venv\Scripts\Activate.ps1
python -m pip install -r requirements.txt
cd remotion-composer
npm install
cd ..
python -m pip install piper-tts
Copy-Item .env.example .env
Jika PowerShell menolak aktivasi virtual environment karena kebijakan eksekusi skrip, periksa kebijakan keamanan Windows dan ikuti panduan resmi yang sesuai. Jangan mengubah kebijakan keamanan secara luas tanpa memahami dampaknya.
Dokumentasi repository juga mencatat bahwa jika npm install mengalami error ERR_INVALID_ARG_TYPE pada lingkungan tertentu, pengguna dapat mencoba:
npx --yes npm install
Gunakan alternatif tersebut hanya jika error yang disebutkan benar-benar muncul.
Mengatur API Key untuk Menghasilkan Video
OpenMontage mendukung kombinasi tools lokal, sumber media gratis, dan layanan AI eksternal.
API key tidak wajib untuk setiap workflow. Kamu dapat memulai dengan kemampuan yang tersedia dari instalasi dasar, lalu menambahkan provider jika membutuhkan fitur tertentu.
Buka file .env yang dibuat dari .env.example.
Berikut beberapa contoh variabel yang tersedia dalam dokumentasi:
# Image dan video generation
FAL_KEY=your-key
ATLASCLOUD_API_KEY=your-key
# Provider video
KLING_API_KEY=your-key
RUNWAY_API_KEY=your-key
GOOGLE_API_KEY=your-key
# Sumber footage dan gambar
PEXELS_API_KEY=your-key
PIXABAY_API_KEY=your-key
UNSPLASH_ACCESS_KEY=your-key
# Audio dan musik
SUNO_API_KEY=your-key
ELEVENLABS_API_KEY=your-key
OPENAI_API_KEY=your-key
Ganti nilai contoh dengan API key milikmu jika diperlukan. Variabel di atas hanyalah sebagian contoh; daftar lengkap beserta konfigurasi setiap provider dapat dilihat pada dokumentasi resmi:
https://github.com/calesthio/OpenMontage/blob/main/docs/PROVIDERS.md
Jangan mengunggah file .env yang berisi secret ke GitHub atau membagikannya kepada orang lain.
Cara Membuat Video Pertama Menggunakan OpenMontage
Setelah instalasi selesai, kamu dapat mulai dengan prompt sederhana.
Buka AI coding assistant di folder proyek, lalu masukkan instruksi berikut:
Contoh prompt pertama:
Make a 60-second animated explainer
about how neural networks learn.
Include research, a clear script,
visual scenes, narration, subtitles,
background music, and a polished final render.
Use available free and local tools where possible.
Estimate any external API costs before generation.
Ask for approval at the required creative stages.
Prompt tersebut meminta sistem menyiapkan video edukasi tentang cara kerja neural network selama 60 detik, dengan narasi, visual, subtitle, dan musik.
AI assistant kemudian menggunakan workflow OpenMontage untuk menentukan pipeline dan menjalankan tahapan produksi yang sesuai.
Ikuti permintaan persetujuan ketika sistem menampilkan konsep, naskah, storyboard, atau aset visual yang perlu ditinjau.
Jangan langsung menganggap video sudah selesai hanya karena prompt telah dikirim. Tunggu sampai pipeline selesai, kemudian periksa hasil rendering dan status validasinya.
Contoh Prompt Lain yang Bisa Dicoba
Membuat video tutorial teknologi
Create a 60-second video about the history
of the internet, with narration and captions.
Use clear explanations, engaging visuals,
and a suitable background soundtrack.
Prefer free and local tools when possible.
Estimate external costs before production.
Membuat video dokumenter dari footage nyata
Make a 90-second documentary montage
about what a city feels like at 4 AM.
Use real footage only.
No narration, an elegiac tone, and music.
Prefer free stock footage and open archives.
Do not replace real motion footage with
a slideshow of still images.
Membuat video promosi produk
Create a 30-second product launch teaser
for a fictional smart water bottle called AquaPulse.
Use a clean professional visual style,
clear product messaging, sound design,
and a polished final composition.
Show the production plan and estimated costs
before generating paid assets.
Contoh tersebut merupakan titik awal untuk mengarahkan produksi. Hasil akhirnya tetap bergantung pada pipeline, tools, provider, dan ketersediaan aset.
Dari Prompt Menjadi Video: Bagaimana Prosesnya?
OpenMontage menggunakan workflow bertahap agar pembuatan video tidak hanya bergantung pada satu instruksi panjang.
Secara umum, prosesnya meliputi:
1. Riset topik
Sistem mengumpulkan informasi dan referensi sebelum menyusun naskah. Dokumentasi menyebutkan penggunaan sumber web seperti YouTube, Reddit, Hacker News, situs berita, dan sumber akademik dalam tahap riset yang didukung.
2. Proposal dan perencanaan
Sistem menyusun konsep, pendekatan visual, dan perkiraan kebutuhan produksi. Pada tahap ini, pengguna dapat menilai apakah hasil yang direncanakan sudah sesuai.
3. Penulisan naskah dan scene plan
Naskah dan urutan adegan disiapkan sebagai dasar produksi.
4. Pembuatan atau pengumpulan aset
Bergantung pada pipeline, sistem dapat menghasilkan gambar menggunakan provider AI, mengambil footage dari sumber yang tersedia, atau menggunakan aset lokal.
5. Penyuntingan dan komposisi
Klip, narasi, subtitle, musik, dan elemen visual disusun menjadi timeline video.
6. Rendering dan pemeriksaan hasil
Dokumentasi menjelaskan bahwa sistem menjalankan pemeriksaan setelah rendering, termasuk validasi media menggunakan FFmpeg/ffprobe, pemeriksaan sampel frame, analisis audio, dan pengecekan subtitle.
Tahap pemeriksaan ini membantu menemukan masalah seperti frame hitam, overlay rusak, audio bermasalah, atau subtitle yang tidak sesuai sebelum hasil akhir diserahkan.
Contoh Hasil Video OpenMontage
Repository OpenMontage menampilkan sejumlah contoh produksi untuk menunjukkan jenis video yang dapat dihasilkan melalui workflow yang berbeda.
Signal from Tomorrow — trailer fiksi ilmiah
Contoh ini merupakan trailer sinematik bertema fiksi ilmiah yang menggabungkan konsep, naskah, rencana adegan, klip video yang dihasilkan menggunakan Veo, soundtrack, dan komposisi Remotion.
The Last Banana — animasi pendek 60 detik
Video ini menceritakan pisang yang kesepian dan menemukan persahabatan dengan kiwi. Produksinya menggunakan enam klip video yang dibuat melalui Kling v3 via fal.ai, narasi Google Chirp3-HD, musik piano, subtitle dengan timing kata, dan komposisi Remotion.
Dokumentasi melaporkan biaya produksi contoh ini sebesar US$1,33. Angka tersebut merupakan biaya contoh produksi yang dipublikasikan repository, bukan jaminan biaya untuk semua pengguna.
Objects in Overdrive — showcase animasi 3D
Video berdurasi 54 detik ini menampilkan sepuluh objek dengan gerakan berbeda, termasuk furnitur yang melawan gravitasi, mobil yang melakukan drift, roda gigi bergerak, dan robot akrobatik.
Produksinya menggunakan animasi dan fisika Blender, kinetic typography, serta soundtrack phonk. Rendering menggunakan Blender Eevee/Cycles dan proses perakitan menggunakan FFmpeg.
How Salt Made History — dokumenter sejarah
Contoh berdurasi 100 detik ini membahas garam sebagai mineral yang memengaruhi perdagangan, kerajaan, revolusi, dan asal-usul kata salary.
Video menggabungkan footage dunia nyata, narasi orisinal, peta animasi, timeline sejarah, dan grafis bergerak.
Contoh-contoh tersebut memperlihatkan bahwa OpenMontage dapat digunakan untuk berbagai pendekatan produksi. Namun, setiap hasil bergantung pada pipeline, konfigurasi, dan sumber daya yang digunakan.
Kamu dapat melihat demonstrasi lainnya melalui repository dan kanal resmi:
- Repository: https://github.com/calesthio/OpenMontage
- YouTube: https://www.youtube.com/@OpenMontage
Apakah OpenMontage Bisa Digunakan Gratis?
OpenMontage menyediakan workflow yang dapat menggunakan tools lokal dan sumber media gratis. Namun, tidak semua jenis video dapat dibuat tanpa biaya.
Dokumentasi proyek menjelaskan beberapa komponen yang tersedia untuk workflow tanpa API key berbayar, antara lain:
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Piper TTS | Narasi teks-ke-suara secara lokal |
| Archive.org, NASA, Wikimedia Commons | Sumber footage dan arsip terbuka |
| Pexels, Pixabay, Unsplash | Sumber media stok melalui integrasi yang dikonfigurasi |
| Remotion | Komposisi video berbasis React |
| HyperFrames | Komposisi grafis berbasis HTML, CSS, dan GSAP |
| FFmpeg | Pemrosesan, encoding, dan perakitan audio-video |
| Subtitle bawaan | Pembuatan subtitle dengan timing kata |
Untuk workflow tertentu, sistem dapat menggunakan sumber media gratis dan menggabungkannya menjadi video dokumenter tanpa harus menggunakan model generasi video berbayar.
Namun, beberapa provider AI membutuhkan API key dan dapat mengenakan biaya berdasarkan penggunaan. API key gratis juga tidak selalu berarti semua pemrosesan gratis.
Jika ingin mengurangi pengeluaran, mulai dengan workflow yang menggunakan tools lokal dan sumber media gratis. Tambahkan provider berbayar hanya ketika hasil atau kemampuan yang dibutuhkan memang memerlukannya.
Menggunakan GPU untuk Generasi Video Lokal
Bagi pengguna yang memiliki GPU kompatibel, OpenMontage menyediakan opsi instalasi tambahan untuk workflow generasi video lokal.
Dokumentasi memberikan contoh perintah:
make install-gpu
Setelah instalasi yang sesuai, contoh konfigurasi dalam .env mencakup:
VIDEO_GEN_LOCAL_ENABLED=true
VIDEO_GEN_LOCAL_MODEL=wan2.2-ti2v-5b
Dokumentasi juga mencantumkan beberapa alternatif model lokal. Dukungan aktual bergantung pada perangkat keras, dependensi, dan integrasi yang tersedia pada versi proyek yang digunakan.
Generasi video lokal dapat mengurangi ketergantungan pada API berbayar, tetapi bukan berarti tanpa biaya. Pengguna tetap perlu memperhitungkan kebutuhan GPU, RAM, penyimpanan, listrik, dan waktu pemrosesan.
Lisensi dan Repository OpenMontage
OpenMontage menggunakan lisensi GNU AGPLv3 berdasarkan informasi pada repository.
Sebelum menggunakan atau memodifikasi proyek untuk produk komersial, pelajari ketentuan lisensinya dan evaluasi kewajiban yang berlaku untuk cara distribusi atau penyediaan layanannya.
Perhatikan juga bahwa lisensi OpenMontage tidak otomatis menentukan lisensi semua model AI, footage, musik, atau provider eksternal yang digunakan dalam produksi. Setiap komponen dapat memiliki ketentuan penggunaan tersendiri.
Informasi resmi:
https://github.com/calesthio/OpenMontage/blob/main/LICENSE
Kesimpulan
OpenMontage merupakan proyek open source yang menarik untuk developer dan kreator yang ingin mengeksplorasi produksi video berbasis AI melalui workflow yang lebih terstruktur.
Proyek ini menyediakan alur kerja dari riset dan penulisan naskah hingga pembuatan aset, penyuntingan, rendering, dan pemeriksaan hasil akhir. Pengguna dapat mengeksplorasi berbagai jenis produksi, mulai dari video edukasi, animasi, dokumenter footage nyata, hingga video promosi.
Untuk memulai, pastikan Python, Node.js, FFmpeg, dan Git tersedia. Unduh repository, jalankan make setup, lalu buka proyek menggunakan AI coding assistant yang kompatibel. Setelah itu, berikan prompt yang jelas dan ikuti tahapan persetujuan sampai proses rendering selesai.
Jika tujuanmu adalah membuat konten video secara rutin, OpenMontage layak dicoba sebagai eksperimen open source. Mulailah dari proyek kecil, evaluasi hasilnya, dan sesuaikan pipeline dengan kebutuhan serta anggaran.
Repository: https://github.com/calesthio/OpenMontage
Situs resmi: https://openmontage.video
Artikel ini disusun berdasarkan dokumentasi repository OpenMontage yang diberikan. Periksa dokumentasi terbaru untuk memastikan persyaratan instalasi, integrasi provider, dan konfigurasi yang sesuai dengan versi yang kamu gunakan.